Thursday, 4 February 2010

2050 Rusia menjadi negara Islam

Para pakar yang berkonsentrasi pada wilayah Asia tengah, memprediksikan Rusia akan berubah menjadi negara Islam di sekitar tahun 2050 nanti. Mereka berharap negara seperti Mesir terus merangkul negara-negara persemakmuran Rusia yang berpenduduk muslim yang mencintai serta menjaga nilai-nilai Islam dan budaya Arab. Dari negara mereka telah lahir para ulama ternama di berbagai bidang ilmu keislaman, seperti Imam Bukhari dan Tirmizi, serta ulama lainnya yang banyak memberikan pengaruh dan kontribusi kepada dunia Islam.


Muhammad Salamah, spesialis Asia Tengah dan negara persemakmuran Rusia dalam seminar di Markas Kebudayaan Abdul Mun’im Al Showi di Kairo dengan tema, “Negeri Imam Bukhari dan Kekayaan yang Terpendam di dalamnya” mengatakan, puluhan pengkaji akademisi di Rusia telah menyimpulkan, berdasarkan perkembangan yang terlihat dari negara-negara muslim pecahan Uni Soviet ini, maka pada tahun 2050 nanti negara Rusia diprediksikan akan menjadi bagian dari negara Islam

Perkembangan itu secara signifikan terjadi di Rusia, dari segi populasi misalnya, jumlah muslim di Rusia kini mencapai 25 juta jiwa, yaitu 20% dari jumlah total penduduk. Para cendikiawan gereja Ortodox yang berada di negeri itu pun dikabarkan merasa khawatir, melihat perkembangan Islam yang begitu pesat, mereka bahkan menyebut Islam sebagai agama yang mengancam esksistensi agama mereka di sana.

Salamah kemudian menambahkan, sejak 20 tahun lalu dirinya terus mengamati perkembangan Islam di Rusia, semenjak muslim di sana berada di bawah pemerintahan yang komunis dan mengalami masa-masa pengekangan, seperti dilarangnya membawa mushaf Al Qur’an, masjid-masjid di tutup, hingga akhirnya sekarang, muslim Rusia telah mendapatkan hak-hak mereka dengan baik. Dan Islam pun kini menjadi agama kedua di negeri itu.

Salamah kemudian bercerita tentang upayanya menyebarkan Islam, ia mendirikan sebuah Universitas Islam di Moskow, dan mengajarkan tentang apa itu agama Islam, termasuk kepada para politisi senior negeri itu, diantaranya adalah Pladimar Putin, Perdana Menteri Rusia sekarang.

Dubes Mesir untuk Tajikistan; sebuah negara muslim pecahan Uni Soviet kemudian menceritakan akan semangatnya nilai keislaman di sana, diantaranya dengan diadakannya perayaan hari kelahiran Imam Abu Hanifah pada tahun 2009 lalu, pemerintah setempat kemudian mengundang para ulama dari berbagai negara anggota OKI yang dipimpin langsung oleh Syeikh Al Azhar, mereka kemudian dijamu langsung oleh Presiden Tajik, Ali Rakhmonov.(eramuslim.com)

IKUTI ARTIKEL TERBARU MELALUI EMAIL!
Jangan lupa setelah subscribe, klik link verifikasi di email Anda

avatarAbout Author
Blog pribadi seorang Muslim Ahmadiyah yang ingin sharing tentang khazanah-khazanah keislaman. Semoga bermanfaat.
Dikelola atas inisiatif pribadi tidak mengatasnamakan resmi dari AHMADIYAH INDONESIA.

9 comments:

  1. Kita do'akan saja semoga Rusia akan menjadi negara Islam lebih cepat dari tahun 2050. Amin
    Peci Classic Exclusive"

    ReplyDelete
  2. SEMOGA LEBIH CEPAT DARI YANG DIPREDIKSIKAN....AAMIIINNN!!!

    ReplyDelete
  3. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  4. Islam akan jaya jika pemeluknya kembali pada ajaran islam yang benar. imam bukhori dan tirmidzi adalah imam besar yang patut di contoh. imam hadits paling mungkin berada dekat dengan ajaran islam, karena hadits adalah sumber islam.
    http://bajumuslimmurah.tk/

    ReplyDelete
  5. Semoga ini pertanda awal kebangkitan Islam.

    Salam

    http://nidafadlan.wordpress.com/

    ReplyDelete
  6. Allahu Akbar.. telah datang kebenaran... tiada yg berhak menolaknya karena Islam adalah agama yang benar, sementara manusia semakin memahami dan menyadari bahwa Islam adalah solusi dari kemelut yang selama ini terjadi, salam ukhuwah

    ReplyDelete
  7. semoga islam di Rusia cpat brkembang,islam agama yang benar dan di rhidoi Allah pasti akan menang dan jaya......

    ReplyDelete
  8. ketika pintu hidayah sudah terbuka... siapa yang bisa menghalangi... ketika dunia barat mencabik cabik islam di suatu negara tapi allah justru menyuburkan di negara lain... subhanallah... semoga.

    ReplyDelete