Islam, Deklarasi Universal HAM, dan Deklarasi Kairo

 on Saturday, 16 June 2012  

By Rafi Ahmad
Agama Islam, Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia, dan Muslim kontemporer berada dalam kegelisahan, ketegangan dan konflik antara satu sama lain. Istilah Islam memunculkan banyak gambaran - beberapa nyata, beberapa hanya imajinasi saja. Islam tampaknya digambarkan seolah buta secara rohani, dan menyebarkan kebencian dan kekerasan. Hal tersebut tumbuh subur dalam imajinasi orang-orang yang menjelekkan Islam. Sedangkan pemahaman yang ideal ada pada orang-orang yang tulus meyakini bahwa Islam semata-mata adalah kedamaian dan keihklasan.  Tetapi ketika Islam menjadi sebuah frase yang disalahterapkan dan disalahgunakan oleh beberapa tindakan dan ideologi, pada kenyataannya, bukanlah Islam.
Jadi dimana Islam yang sejati dapat dicari? Dimana Islam moderat bisa ditemukan?
Jihad

Ada pertanyaan tentang jihad versus militansi. Kami, umat Islam moderat, percaya bahwa di dalam Islam, perang hanya sah untuk membela diri. Muslim diijinkan untuk mengangkat senjata hanya jika mereka menjadi korban agresi atau penindasan. Tapi Quran menetapkan prasyarat di mana perdamaian harus diwujudkan dan amnesti dapat diberikan.  Pada sisi yang menampakkan sikap keras dalam pembelaan diri di dalam Al Quran, selalu ada desakan untuk memaafkan dan melupakan dan ajakan untuk perdamaian dan rekonsiliasi.

Jihad memiliki beberapa konotasi. Salah satunya cenderung setuju dengan pandangan Bernard Lewis, Profesor Emeritus di Princeton University, bahwa mayoritas dari para ahli hukum Islam paling sering menafsirkan jihad sebagai perjuangan bersenjata untuk pertahanan atau memajukan kekuasaan politik Islam atau hegemoni [9]. Anggapan di balik interpretasi berbahaya tersebut adalah bahwa panggilan untuk jihad militan akan terus berlanjut, hanya diselingi oleh gencatan senjata sementara, sampai seluruh dunia mau menerima Islam atau tunduk kepada aturan Islam.

Ketika kita hadapkan dengan sejarah - dan memang harus kita hadapkan - tidak mungkin untuk menyangkal bahwa aliran tertentu dari pemikiran Islam abad pertengahan dan Islam yang  kontemporer ada yang bertentangan dengan nilai-nilai murni yang diajarkan oleh Quran. Ketika jihad digunakan sebagai alat untuk membenarkan militansi yang kejam, seorang Muslim moderat berpendapat bahwa panggilan jihad sesungguhnya adalah untuk melawan godaan setan dalam diri kita sendiri (nafs-ammarah) [1].

Universal Declaration of Human Rights (UDHR)


Kami, umat Islam moderat, percaya bahwa Quran menyebutkan tentang deklarasi universal yang pertama dan utama mengenai hak asasi manusia di dalam sejarah umat manusia.

Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia menjadi tonggak menuju kebebasan, keadilan dan kesetaraan. Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia diadopsi oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa pada bulan Desember 1948. Deklarasi ini berisi konsensus yang luas mengenai peradaban kontemporer tentang masalah Hak Asasi Manusia.

Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia mencakup tentang semua hak penting politik tradisional dan sipil, seperti persamaan di hadapan hukum, hak untuk mendapatkan pengadilan yang adil, hak untuk memiliki harta, kebebasan berpendapat dan berekspresi; dan kebebasan pikiran, hati nurani, dan agama. 

UDHR Pasal 18 menyatakan:

"Setiap orang berhak atas kebebasan pikiran, hati nurani dan agama; hak ini termasuk kebebasan untuk berganti  agama atau kepercayaan, dan kebebasan, baik secara sendiri atau dalam komunitas dengan orang lain dan di depan umum atau secara pribadi, untuk menjalankan agama atau kepercayaannya dalam bentuk pengajaran, praktek , ibadah dan ketaatan. [3]

Nilai-nilai dan standar yang luas yang diatur oleh Islam secara jelas mendorong semangat dan tujuan dari Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia, seperti yang dijelaskan dalam buku, Islam dan Hak Asasi Manusia, oleh Hadhrat Zafrullah Khan, Ketua Mahkamah Agung Internasional [4].

Islam menjunjung tinggi kebebasan hati nurani dan pemikiran dan hal itu mengajarkan untuk menghormati dan bertoleransi terhadap semua agama, karena Al Quran yang agung menyatakan bahwa "Tidak boleh tidak ada paksaan dalam beragama." [2:257] Artinya, harus benar-benar tidak ada paksaan atau kendala dalam hal kepercayaan ataupun ketidakpercayaan.

Meskipun demikian, pandangan Muslim pada umumnya adalah bahwa orang-orang yang murtad, yang sebelumnya memeluk agama Islam dan kemudian meninggalkannya, dianggap telah melakukan suatu kejahatan yang tidak termaafkan. Dan menurut mayoritas ahli hukum Islam beranggapan, orang yang murtad harus dihukum mati. Hadhrat Mirza Tahir Ahmad, dalam bukunya Pembunuhan atas Nama Allah, dengan tegas berpendapat kemurtadan tidak dianggap sebagai kejahatan dalam Al Quran, dan bahwa tidak layak untuk mendapat hukuman. [2]

Pada tahun 1990, lebih dari lima puluh negara-negara Muslim memutuskan untuk menawarkan deklarasi paralel dari konsep Islam tentang hak asasi manusia - sebuah koreksi terhadap deklarasi hak asasi manusia. Dengan tujuan ini, negara-negara muslim, di bawah naungan Organisasi Konferensi Islam, menyampaikan Deklarasi Kairo tentang Hak Asasi Manusia dalam Islam. Dan dengan demikian, dunia Muslim dapat mencapai sebuah konsensus politik tentang isu-isu tertentu dari hal-hal doktrinal. 

Dalam Deklarasi Kairo, hak-hak perempuan dan kebebasan beragama sangat diutamakan walaupun dalam berbagai keterbatasan. Meskipun Deklarasi Kairo melarang pemaksaan dalam Islam, namun tidak memberikan kebebasan penuh dalam beragama. The CDHRI Pasal 10 menyatakan:

Islam adalah agama yang sejati dan tidak pernah berubah. Adalah terlarang untuk melakukan setiap bentuk tekanan pada manusia atau untuk mengeksploitasi kemiskinan atau kebodohannya untuk memaksa dia untuk berganti agama dengan agama lain atau menjadi ateis. [6]

Pernyataan tersebut adalah satu-satunya pernyataan dari CDHRI tentang kebebasan beragama. Konsesi ini diberikan oleh CDHRI dan bertentangan dengan hak yang diberikan oleh Pasal 18 UDHR. Deklarasi Kairo menolak untuk memberi kita hak asasi manusia yang paling mendasar  - kebebasan hati nurani dan hak untuk mengubah agama atau kepercayaan. Deklarasi Kairo adalah menafikkan hak seorang muslim untuk meninggalkan Islam dan memeluk agama lain atau ateisme. CDHRI secara efektif melarang kemurtadan. Dan konsisten dengan pernyataan mereka, sangat sedikit negara-negara Muslim mengizinkan negeri mereka terbuka untuk kegiatan misionaris oleh non-Muslim. Tapi ini seharusnya tidak mengejutkan siapapun, karena kepercayaan bahwa orang murtad harus dihukum mati dan kebebasan nurani tidak dapat hidup berdampingan bersama-sama.

Menurut Dr Ann Mayer dari Wharton School of Business, Deklarasi Kairo yang mempertimbangkan hak-hak beragama, sipil dan politik dalam Deklarasi Universal adalah berlebihan dan menerapkan syariah Islam untuk membatasi dan menguranginya. Tidak perlu dikatakan lagi, adalah bahwa ahli hukum Islam lah yang mendefinisikan syariah Islam. [7]
Pada tahun 2002, PBB menerbitkan sebuah laporan "Arab, Laporan Perkembangan Sumber Daya Manusia”, yang mencatat bahwa kawasan Arab memiliki kebebasan yang paling sedikit dibandingkan dengan enam wilayah kunci lain di dunia, di negara yang mencakup kebebasan sipil, hak-hak politik, dan independensi media, dan agama kebebasan ". [8]

Dalam budaya intoleransi ini, korupsi dan despotisme menggerogoti pada tatanan sosial dunia Islam, dan menjelaskan kegagalan dalam menciptakan negara yang benar-benar Islami. Seorang Muslim moderat adalah orang yang terbuka dan tegas menolak budaya ini.
Arnold Toynbee, salah satu sejarawan yang paling terkemuka di zaman kita, ia menyebutkan dua kategori umum umat Islam kontemporer. Meminjam dari sejarah Yahudi sekitar masa Nabi Yesus, ia memberi tipe Muslim ini label sebagai berikut:

Menurut dia, tipe Herodes adalah yang modern, acuh tak acuh, nyaris tidak beragama, Islam yang meniru Barat, sedangkan orang Zelot adalah Muslim ortodoks puritan, yang mengacu ke masa lalu dalam hal yang berhubungan dengan sesuatu yang tidak familiar.

Sumber: http://www.alislam.org/egazette/updates/islam-universal-human-rights-and-cairo-declaration/
Islam, Deklarasi Universal HAM, dan Deklarasi Kairo 4.5 5 Jusman Saturday, 16 June 2012 Agama Islam, Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia, dan Muslim kontemporer berada dalam kegelisahan, ketegangan dan konflik antara satu sama lain. By Rafi Ahmad Agama Islam, Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia, dan Muslim kontemporer berada dalam kegelisahan, ketegangan dan konflik...


5 comments:

  1. Artikel yang menarik..
    Makasih infonya..
    Salam...:)

    Fakultas Ilmu Agama Islam
    Universitas Islam Indonesia
    http://fis.uii.ac.id/

    ReplyDelete
  2. art5ikel yg bagus bayak pelajaran yg di dapat....

    ReplyDelete
  3. IMAM MAHDI MENYERU:
    BENTUKLAH PASUKAN FI SABILILLAH DISETIAP DESA
    SAMBUTLAH UNDANGAN GUBERNUR MILITER ISLAM

    Untuk para Rijalus Shaleh dimana saja kalian berada,
    bukankah waktu subuh sudah dekat? keluarlah dan hunuslah senjata kalian.

    Firman Allah: at-Taubah 38, 39
    Hai orang-orang yang beriman, mengapa kamu jika dikatakan orang kepadamu: “Berperanglah kamu pada jalan Allah”, lalu kamu berlambat-lambat (duduk) ditanah? Adakah kamu suka dengan kehidupan didunia ini daripada akhirat? Maka tak adalah kesukaan hidup di dunia, diperbandingkan dengan akhirat, melainkan sedikit
    sekali. Jika kamu tiada mahu berperang, nescaya Allah menyiksamu dengan azab yang pedih dan Dia akan menukar kamu dengan kaum yang lain, sedang kamu tiada melarat kepada Allah sedikit pun. Allah Maha kuasa atas tiap-tiap sesuatu.

    Firman Allah: al-Anfal 39
    Dan perangilah mereka sehingga tidak ada fitnah lagi, dan jadilah agama untuk Allah.

    Peraturan dan undang-undang ciptaan manusia itu adalah kekufuran, dan setiap kekufuran itu disifatkan Allah sebagai penindasan, kezaliman, ancaman, kejahatan dan kerusakan kepada manusia di bumi.

    Allah Memerintahkan Kami untuk menghancurkan dan memerangi Pemerintahan dan kedaulatan Sekular-Nasionalis-Demokratik-Kapitalis yang mengabdikan manusia kepada sesama manusia karena itu adalah FITNAH

    Firman Allah: al-Hajj 39, 40
    Telah diizinkan (berperang) kepada orang-orang yang diperangi, disebabkan mereka dizalimi. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa untuk menolong mereka itu. Iaitu
    orang-orang yang diusir dari negerinya, tanpa kebenaran, melainkan karena mengatakan: Tuhan kami ialah Allah

    Firman Allah: an-Nisa 75
    Mengapakah kamu tidak berperang di jalan Allah untuk (membantu) orang-orang tertindas. yang terdiri daripada lelaki, perempuan-perempuan dan kanak-kanak .
    Dan penindasan itu lebih besar dosanya daripada pembunuhan(al-Baqarah 217)

    Firman Allah: at-Taubah 36, 73
    Perangilah orang-orang musyrik semuanya sebagai mana mereka memerangi kamu semuanya. Ketahuilah bahawa Allah bersama orang-orang yang taqwa. Wahai Nabi! Berperanglah terhadap orang-orang kafir dan munafik dan bersikap keraslah terhadap mereka.

    Firman Allah: at-Taubah 29,
    Perangilah orang-orang yang tidak beriman, mereka tiada mengharamkan apa yang diharamkan Allah dan Rasul-Nya dan tiada pula beragama dengan agama yang benar, (iaitu) diantara ahli-ahli kitab, kecuali jika mereka membayar jizyah dengan tangannya sendiri sedang mereka orang yang tunduk..

    Bentuklah secara rahasia Pasukan Jihad Perang setiap Regu minimal dengan 3 Anggota maksimal 12 anggota per desa / kampung.
    Siapkan Pimpinan intelijen Pasukan Komando Panji Hitam secara matang terencana, lakukan analisis lingkungan terpadu.

    Apabila sudah terbentuk kemudian Daftarkan Regu Mujahid
    ke Markas Besar Angkatan Perang Pasukan Komando Bendera Hitam
    Negara Khilafah Islam Ad Daulatul Islamiyah Melayu

    Mari Bertempur dan Berjihad dalam Naungan Pemerintah Khilafah Islam, berpalinglah dari Nasionalisme (kemusyrikan)

    Masukan Kode yang sesuai dengan Bakat Karunia Allah yang Antum miliki.

    301. Pasukan Bendera Hitam
    Batalion Pembunuh Thogut / Tokoh-tokoh Politik Musuh Islam

    302. Pasukan Bendera Hitam Batalion Serbu
    - ahli segala macam pertempuran
    - ahli Membunuh secara cepat
    - ahli Bela diri jarak dekat
    - Ahli Perang Geriliya Kota dan Pegunungan

    303. Pasukan Bendera Hitam Batalion Misi Pasukan Rahasia
    - Ahli Pelakukan pengintaian Jarak Dekat / Jauh
    - Ahli Pembuat BOM / Racun
    - Ahli Sandera
    - Ahli Sabotase

    304. Pasukan Bendera Hitam
    Batalion Elit Garda Tentara Khilafah Islam

    305. Pasukan Bendera Hitam Batalion Pasukan Rahasia Cyber Death
    - ahli linux kernel, bahasa C, Javascript
    - Ahli Gelombang Mikro / Spektrum
    - Ahli enkripsi cryptographi
    - Ahli Satelit / Nuklir
    - Ahli Pembuat infra merah / Radar
    - Ahli Membuat Virus Death
    - Ahli infiltrasi Sistem Pakar

    email : seleksidim@yandex.com atau
    email : angsahitam@inbox.com

    ReplyDelete
  4. WILAYAH KHILAFAH ISLAM AD DAULATUL ISLAMIYAH MELAYU

    Bismillahir Rahmanir Rahiim

    MARKAS BESAR ANGKATAN PERANG
    KHILAFAH ISLAM AD DAULATUL ISLAMIYAH MELAYU
    MENERBITKAN SURAT SECARA RESMI
    NOMOR : 1436H-RAJAB-02

    PETA ASAL WILAYAH
    KHILAFAH ISLAM AD DAULATUL ISLAMIYAH MELAYU

    Maha Suci Allah yang di tangan-Nya Kekuasaaan Pemerintahan atas segala
    sesuatu dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan.
    Maha Suci Allah Yang di tangan-Nyalah segala Kerajaan, dan Dia Maha
    Kuasa atas segala sesuatu,
    Wahai Rabb Pemilik Kerajaan Langit dan Bumi maupun Kerajaan yang Ada
    diantara Keduanya, Sesunggunya Engkau Maha Kuasa atas Segala Sesuatu yang Engkau Kehendaki.

    Wahai Allah yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang
    Hamba memohon Ampun dan Kasih Sayang-Mu,
    Kami Hamba-Mu yang Dhoif Mohon Izin untuk melakukan Ijtihad Syiasah

    Allaahumma sholli alaa Muhammad wa alaa aali Muhammad kamaa shol
    laita alaa aali Ibroohiim ,
    wa baarik alaa Muhammad wa alaa aali Muhammad kamaa baarokta alaa aali
    Ibroohiim fil aalamiina innaka hamiidum majiid.

    Pada Hari Ini Hari Isnain 1 Rajab 1436H
    1. Kami sampaikan Kabar Gembira bahwa Asal Mula wilayah
    Khilafah Islam Ad Daulatul Islamiyah Melayu adalah dari Sabang hingga
    Maurake

    2. Wilayah Negeri dari Sabang hingga Mauroke yang dihuni oleh Umat
    Islam yang Sholeh-sholeh kami beri Namanya sesuai dengan Hadist
    Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam Menjadi Wilayah Negeri Syam.

    3. Peta Wilayah Indonesia Kami Hapus diganti dengan Nama Wilayah Syam (Negeri
    Ummat Islam Akhir Zaman)

    4. RI bubar dan Hilang, Berganti Nama Organisasi Penyamun Indonesia (OPI)

    Kepada para Alim Ulama cerdik cendikia Islam, Mari bersama-sama kita
    tegakkan Islam dan menjadikan AlQuran dan As Sunnah Rasulullah SAW
    menjadi satu-satunya sumber hukum yang berkuasa di Wilayah Syam.

    Umat Islam tidak layak untuk hidup tentram di-RI,
    RI adalah bagian dari Negara Zionis Internasional, Negara Dajjal.

    Khilafah Islam Ad Daulatul Islamiyah (Melayu) menghimbau melalui
    Aqidah Islam bahwa Semua Negara binaan Dajjal adalah Jibti dan Thagut
    yang harus dihancurkan, bukan menjadikannya tempat bernaung dan merasa
    hidup tentram di dalamnya sampai akhir hayat.

    Akhir Zaman adalah Masa-nya seluruh umat islam harus berperang melawan
    Zionis Internasional yang di Komandoi Israel. Waktu akan kian mendekat
    Maka Umat Islam secara terpaksa atau secara ikhlas menjadi dua
    gelombang besar wala kepada Zionis atau wala kepada Islam.

    Bila Umat Islam yang berada di Wilayah Negeri Syam ridha pasrah dan
    tunduk dibawah Tekanan OPI (organisasi Penyamun Indonesia), maka
    bersiaplah menjadi negeri yang mengerikan.

    Dan betapa banyak penduduk negeri yang mendurhakai perintah Tuhan
    mereka dan Rasul-rasul-Nya, maka Kami hisab penduduk negeri itu dengan
    hisab yang keras, dan Kami azab mereka dengan azab yang mengerikan.
    (Qs. At-Thalaq :8)

    Dan demikianlah Kami jadikan pada tiap-tiap negeri penjahat-penjahat
    yang terbesar agar mereka melakukan tipu daya dalam negeri itu. Dan
    mereka tidak memperdayakan melainkan dirinya sendiri, sedang mereka
    tidak menyadarinya. (Qs. Al-an am : 123)

    Dan begitulah azab Tuhanmu, apabila Dia mengazab penduduk negeri-
    negeri yang berbuat zalim. Sesungguhnya azab-Nya itu adalah sangat
    pedih lagi keras. (Qs. Huud:102)

    Dan berapa banyak penduduk negeri yang zalim yang teIah Kami
    binasakan, dan Kami adakan sesudah mereka itu kaum yang lain sebagai
    penggantinya. (Qs. Al-Anbiyaa:11)


    Hai orang-orang beriman, perangilah orang-orang Kafir (OPI) yang ada
    disekitar kamu, hendaklah mereka merasakan keganasan darimu,
    ketahuilah Allah bersama orang-orang yang bertaqwa (Qs. At-Taubah:123)

    ..dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun
    memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta
    orang-orang yang bertakwa. (Qs. At-Taubah:36)

    PANGLIMA PERANG PASUKAN KOMANDO PANJI HITAM
    Kolonel Militer Syuaib Bin Sholeh
    angsahitam@inbox.com

    ReplyDelete